Selasa, 26 November 2019

Teruntuk Kamu, Calon Suamiku....


SURAT TERBUKA UNTUK CALON SUAMIKU
Mas...
Jujur aku gugup, bingung dan gelisah. Kini buku buku tebal yang kupelajari tentang bagaimana cara tuk menjadi “istri shaliha” rasanya tak cukup. Justru semakin aku belajar semakin aku takut. Aku takut, aku tak mampu mengaplikasikannya.
Mas....
Yang aku takut bahwa aku akan mengecewakanmu tentang sikapku, betapa masih kekanak kanakannya aku, dan betapa payahnya aku dalam melakukan banyak hal. Tapi walaupun begitu aku tetap ingin memberikan yang terbaik untukmu. Pintaku satu agar kamu sabar memahamiku, arahkan aku apa maumu agar aku mampu mentaatimu.
Mas....
Jikalau suatu saat nanti kamu kecewa padaku, mohon tetap berlemah lembutlah terhadapku. Karena sungguh hatiku lemah, hati ini mudah terluka. Ungkapkanlah kesalahanku dengan baik agar aku mampu belajar memperbaikinya.
Mas....
Aku sadar bahwa aku tak seperti yang kau harapkan, jikapun engkau malu saat bersanding berdua denganku, aku minta maaf karena tak mampu menjadi seperti yang kau harapkan
Mas....
Aku tahu bahwa setelah aku menjadi istrimu aku akan banyak merepotkanmu, bahkan menyusahkanmu Ku mohon tetap bersabarlah. Walau tak banyak yang dapat kulakukan tuk meringankan bebanmu tapi aku ingin ada dibelakangmu, mendukungmu. Aku ingin disampingmu tuk menghapus lelahmu, dan aku juga ingin terlibat dalam mimpi mimpi besarmu.
Mas....
Saat ini kupercayakan masa depanku padamu. Kutitipkan syurgaku padamu, maka itu mas bimbing aku semampu jiwa ragamu.
Mas....
Kamu tak usah khawatir akan kebahagiaanku tentang dunia ini, karena aku sudah melatih diri ini susah sedari dulu.
Mas....
Kamu adalah lelaki kedua setelah ayahku yang akan mengenalkan aku dengan cinta, maka itu kenalkanah padaku cinta yang berkesan, yang dengannya aku tak akan pernah bosan.
Mas....
Sekarang kupasrahkan kendali bahtera rumah tangga ini padamu, aku akan membantumu menuju dermaga terakhir, dimana kita bisa rehat selamanya dengan  bahagia. Yakni syurga tepat yang dirindu selama didunia....

BERMIMPI MENDAPAT GAJI YANG LAYAK

Kemakmuran hidup rasa-rasanya sudah menjadi keinginan setiap manusia. Kemakmuran yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan primer dan sekunder ini sangat erat kaitannya dengan pelayanan negara. Sudah sewajarnya negara memberikan pelayanan publik kepada masyarakat untuk memberikan kehidupan yang layak dan makmur. Namun nyatanya di Indonesia penganut paham demokrasi yang menjunjung tinggi slogan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat tak sejalan dengan apa yang dislogankan, banyak pelayanan publik yang harusnya dinikmati oleh masyarakat secara mudah tapi justru menjadi beban baru dalam mencapainya.
Dari tahun ke tahun terdapat kenaikan terkait pelayanan negara kepada masyarakat yang harusnya diperoleh secara cuma-cuma, seperti kenaikan tarif tol, BPJS, listrik, pajak, dll. Belum lagi kepayahan negara dalam mengapresiasi tenaga pengajar. Guru yang menjadi aset berharga negara sangat patut untuk dijamin hak haknya karena peran besarnya dalam mendidik generasi yang akan membangun negara menjadi lebih maju. Ketidakmerataan dan kelayakan upah antara guru diperkotaan dan pedesaan pun masih menjadi masalah hingga saat ini.
Baru-baru ini dikabarkan bahwa ketua komisi X DPR RI dari fraksi PKB, mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk lebih memperhatikan kesejahteraan guru yang mengajar di daerah tertinggal (Kompas.com, 09/11/2019). "Ini keprihatinan kita yang kesekian kali soal kesejahteraan guru. Saya kira Mas Nadiem harus bergerak cepat, khusus soal isu kesejahteraan guru ini. Saya sarankan untuk buat Tasfos khusus untuk menangani soal kesejahteraan guru ini," pungkasnya. (tribunnews.com)


Usut diusut berita itu timbul setelah terkuaknya kisah pilu seorang guru honorer maria marseli (27) di Flores yang mengajar selama 7 tahun dengan gaji Rp.75.000/bulan. Rendahnya upah guru diberbagai wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) sudah menjadi penyakit yang belum tuntas juga. Padahal merekalah yang layak mendapatkan upah diatas standar rata-rata karena tidaklah mudah bagi guru honorer untuk mengajar didaerah terpencil kecuali dari panggilan hati mendidik anak-anak menjadi cerdas.
Keadaan ini sangat bertolak belakang dengan keadaan ketika masa pemerintahan islam dijalankan. Pada masa itu tenaga pengajar amat sangat dihargai jerih payahnya. Kesejahteraan guru sangat diperhatikan oleh negara. Seperti pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab, Imam Ad Damsyiqi menceritakan sebuah riwayat dari Al Wadliyah bin Atha yang menyatakan bahwa di Kota Madinah ada tiga orang guru yang mengajar anak-anak. Khalifah Umar bin Khatthab memberikan gaji pada mereka masing-masing sebesar 15 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas).

Jika dikalkulasikan, itu artinya gaji guru saat itu adalah sekitar Rp 30.000.000. Tentunya ini tidak memandang status guru tersebut PNS ataupun honorer. Apalagi bersertifikasi atau tidak, yang pasti profesinya guru.Tidak heran di masa Khilafah dijumpai banyak generasi cerdas dan shaleh. Selain itu, berbagai fasilitas pendukung pendidikan dapat dinikmati tanpa beban biaya yang besar. Kenapa bisa seorang guru memiliki gaji sebesar itu? Mungkin orang awam akan berfikir bahwa hal tersebut mustahil. Dalam pemahaman pragmatis, setiap yang bermutu pasti mahal. Tapi, tidak bagi sistem Khilafah yang menerapkan syariat islam secara kaffah (total).

Hal tersebut terbukti selama 13 abad mampu menjamin kesejahteraan guru dan murid. itulah Islam, ketika diterapkan secara kaffah maka rahmatnya akan dirasakan oleh seluruh makhluk. Selama masih diterapkannya sistem bobrok kapitalisme-demokrasi, maka tidak akan pernah merasakan pendidikan yang bermutu dan murah Apalagi ingin mencapai kesejahteraan guru, itu adalah hal yang mustahil bagi guru honorer. Hal seperti ini sudah membuktikan dengan jelas bahwa solusi dari segala aspek permasalah negara hanya dapat terselesaikan ketika sistem buruk diganti dengan sistem terbaik yang sudah terbukti. Dan sebaik-baik sistem pemerintahan adalah sistem yang diturunkan Allah SWT yaitu Khilafah ‘ala Minhajin Nubuwwah.



Wallahu A'lam bis Shawab



Rabu, 03 Juli 2019

Indonesia Tong Sampah Asing

Sampah memang selalu menjadi masalah sejak dulu, namun kini sampah menjadi masalah serius bagi negara. Pasalnya Indonesia tengah disibukkan dengan kedatangan kontainer sampah bermasalah dari negara lain. Terbukti ditemukan 5 kontainer sampah yang diduga mengandung B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang dikirim dari Seattle Amerika Serikat ke Surabaya, Jawa Timur. Lima kontainer tersebut akan dikembalikan ke tempat asalnya, namun masih ada 65 kontainer lagi yang akan datang ke Batam secara bertahap sejak awal Mei, tetapi kontainer-kontainer itu belum juga dikirim ke negara asalnya. Jika kontainer tersebut tidak dikembalikan ke negara asalnya dikhawatirkan akan mencemari lingkungan setempat. Limbah B3 sendiri adalah zat energi dan komponen lain yang karena sifat, konsentrasi atau jumlahnya baik secara langsung atau tidak dapat mencemarkan atau merusak lingkungan hidup, membahayakan kesehatan serta kelangsungan hidup manusia dan mahkluk lain.
.
Berdasarkan data lembaga kajian ekologi dan konservasi lahan basah ecoton masuknya sampah dengan merk dan lokasi jual di luar Indonesia diduga akibat dari kebijakan China menghentikan impor sampah plastik dari sejumlah negara Uni Eropa dan Amerika yang mengakibatkan sampah plastik beralih ke negara-negara ASEAN. "Indonesia sendiri diperkirakan menerima sedikitnya 300 kontainer sampah yang sebagian besar menuju Jawa Timur setiap harinya" (Inews.id, 19/06/2019).
.
Dari kejadian tersebut sudah terbukti agenda pengimporan sampah telah melanggar peraturan mengenai masuknya limbah B3 yang tercantum dalam Undang Undang no.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Maraknya impor sampah membuktikan begitu lemahnya posisi Indonesia dalam bidang politik dan ekonomi internasional sekaligus bukti lemahnya wibawa negara dihadapan para penguasa yang mengordernya.
.
Negara haruslah tegas dalam menindak pelanggaran, sekalipun pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Asing. Tugas penguasa untuk melindungi negara atas pencemaran lingkungan harus ditangani secara serius agar wilayah negara tetap terjaga kelestariannya.Indonesia adalah negara yang kuat sejatinya, yakni negara dengan kekuatan dan kekayaan alam yang melimpah dan mampu berdiri sendiri, justru negara lainlah yang bergantung pada Indonesia.
.
Penguasa layaknya harimau dihadapan rakyat namun layaknya kucing saat dihadapan Asing, kalimat itu pantas untuk menggambarkan keadaan penguasa diera sekarang, kerja sama internasional lantas tidak membuatnya lembek dihadapan penguasa lain. Masalah yang terus muncul dapat dengan cepat teratasi apabila negara mempunyai landasan yang kokoh dalam berhukum. Dan satu satunya landasan yang paling kokoh yang sudah terbukti kekuatannya adalah ideologi Islam. Islam pernah berjaya selama 13 abad lamanya. Ideologi Islam mengandung pemikiran yang lengkap mengenai cara untuk menjalani kehidupan sesuai dengan fitrah manusia. Islam tidak hanya mengatur bagaimana bersikap kepada orang lain tapi juga bersikap terhadap alam, hal ini tertera dalam QS. Al A’raf Ayat 56, yang artinya “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadanya rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”
.
Penguasa sebagai Kepala Negara bertanggung jawab penuh atas kehidupan rakyatnya. Ia memiliki kewajiban untuk menetapkan berbagai regulasi yang terkait dengan sampah dan pencemaran lingkungan. Ia akan bersikap tegas terhadap para pencemar lingkungan, bersikap adil terhadapnya dengan kata lain tidak bersikap tebang pilih (tegas kepada rakyatnya dan lembek kepada asing). Penguasa yang berpegang teguh pada syariat tahu betul bahwa tidak ada yang bisa lari dari Peradilan Allah SWT di akhirat kelak. Rasa takut dan tunduknya kepada syariat Islam, akan mendorong para Penguasa ini untuk terus berhati hati dalam mengurusi urusan negara.
.
Wallahu A'lam bis Shawab



Oleh : Mar'atus Sholihah(Pemerhati Sosial dan Masyarakat)  
 

http://www.pena-pejuang.club/2019/07/indonesia-bukan-tong-sampah.html
 

Sabtu, 04 Mei 2019

BISYARAHnya RASUL

                 Bisyarah adalah janji. hal ini hanya berlaku bagi kaum muslim yang diberikan allah SWT melalui lisan rasulullah muhammad SAW. bisyarahnya orang muslim yang taat akan akan perintah allah SWT adalah syurga baginya dan ini sudah menjadi janji dalam banyak ayat al quran. hanya rasulullah manusia yang paling baik akhlaknya. beliau dijuluki al amiin yang artinya terpercaya, itu memang terbukti selama beliau hidup bahkan diakui oleh orang orang yang membenci islam dulu. apapun yang keluar dari lisan beliau adalah kebenaran. jika berbicara tentang bisyarah ada banyak hal yang dulu pernah diucapkan oleh rasul yang semuanya terwujud. bisyarah yang paling terkenal salah satunya adalah takluknya kota " konstatinopel " bisyarah rasul yang disampaikan oleh abdullah bin amru kepada para sahabatnya :

abdullah bin amru bin al ash berkata " ketika kami duduk disekeliling rasullulah SAW untuk menulis,tiba tiba beliau SAW ditanya tentang kota manakan yang akan ditaklukan terlebih dahulu, konstatinopel atau roma ? rasulullah SAW menjawab " kota heraklius ditaklukan terlebih dahulu (maksudnya konstatinopel) " ( HR.ahmad )

dan maasya allah....bisyarah ini terwujud dengan rentan waktu 825 tahun dan diperjuangkan oleh pejuang hebat islam dari masa rasulullah SAW sampai masa kekhilafahan. bisyarah tersebut terwujud pada 29 mei 1453 oleh sultan muhammad al fatih, tapi bagi orang beriman sesungguhnya konstatinopel telah takluk ketika rasul mengucapkan....

" kalian pasti akan menaklukan konstatinopel....."

maasya allah...allahuakbar!

ada lagi salah satu bisyarah rasul tentang akan datangnya masa kejayaan islam (khilafah) saat para penguasa sudah tidak lagi berhukum dengan hukum allah SWT. bisyarah tersebut disampaikan rasulullah SAW :

" ditengah tengah kalian terdapat masa kenabian, atas izin allah dia tetap ada, lalu dia akan mengangkatnya jika dia berkehendak mengangkatnya. kemudian, akan ada khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. dia ada dan atas izin allah, dia akan tetap ada. lalu, dia akan mengangkatnya jika dia berkehendak mengangkatnya. kemudian, akan ada kekuasaan (kerajaan) yang dzalim, dia juga ada dan atas izin allah dia akan tetap ada. lalu, dia akan mengangkatnya jika dia berkehendak mengangkatnya. kemudian, akan ada kekuasaan (kerajaan) diktrator yang menyengsarakan, dia juga  ada dan atas izin allah akan tetap ada. selanjutnya, akan ada kembali khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. "setelah itu rasulullah diam... (HR. ahmad)

itu adalah bisyarah sekaligus gambaran masa yang akan dialami kaum muslimin. jika kita benar benar  berfikir akan hal ini apa yang dikatakan rasulullah SAW telah terjadi. rasul menggambarkan akan ada 5 fase kehidupan dan sekarang kita memasuki fase ke 4 (kekuasaan diktrator atau pengusa yang memaksakan kehendak) dan hingga allah tentukan kapan fase ini akan berakhir lalu kekhilafahan pasti akan tegak kembali, ini sudah pula menjadi janjinya, sekali lagi ini BISYARAH kaum muslimin !

jadi, mau segigih dan sekeras apapun orang2 berusaha menghalang halangi tegaknya khilafah itu tidak akan berhasil, karena ingat " INI SUDAH MENJADI BISYARAHNYA " sama halnya dengan mungkin mereka bisa merusak bunga tapi mereka tak akan dapat menahan datangnya musim semi. kebangkitan islam layaknya terbitnya matahari, lambat laun pasti terjadi. jadi jika sudah berfikir dan dapat melihat dengan jelas tentang kondisi yang saat ini terjadi, kita sebagai ummat muslim hanya punya dua pilihan. mau jadi pejuang atau pecundang ? tapi yakinlah dimanapun letak posisi kita, kejayaan islam pasti akan kembali !



takbirr !






oleh M'As

Senin, 29 April 2019

BERHIJAB ATAU DIHIJABIN ?

                     sekarang banyak ditemukan wanita wanita mukminin yang berkeliaran tanpa menutup aurat (hijab). sistem dan zaman telah berhasil menelanjangi muslimah secara perlahan membuat mata harus ekstra untuk lebih menjaga pandangan. sekarang tempat mana sih yang bisa menjamin kita tidak melihat aurat terbuka ? masjid ? engga juga ah, masih banyak ko yang datang ke kajian ga berhijab, bahkan dijalanpun melihat paha2 berjejer layaknya paha ayam sudah menjadi pemandangan lumrah. penting ga sih berhijab ? penting banget makanya DIWAJIBKAN!

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَحِيماً
Artinya: “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu`min, Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.( Q.S al ahzab 59 )

Allah SWT sendiri yang mengatakan dalam al quran surah al ahzab ayat 59 bahwa kita sebagai perempuan mukminin agar berhijab, itu semua semata mata untuk melindungi kita. tidaklah allah menurunkan suatu aturan melainkan untuk kebaikan hambanya. Allah sebiak baik pembuat aturan aturan dan itu sudah allah berikan yang sekarang termuat dalam AL QURAN sebagai pedoman kehidupan yang dimana jika hukum al quran itu diterapkan maka selesailah segala problematika kehidupan. 

banyak dalih bagi muslimah yang ga mau berhijab. mulai dari panaslah, belum siaplah, belum dapet hidayahlah, nanti sulit cari kerjalah, kelakuan belum baiklah, susah cari jodohlah, lingkungan ga mendukunglah, ribetlah, nanti dikatain bu hajilah, dan apalah apalah itu. sebenernya segala alasan2 konyol itu bisa terbantahkan hanya dengan satu pertanyaan dan satu jawaban. apakah itu ? 

pertanyaan ini simple namun akan sangat berpengaruh bagi kehidupan untuk orang2 yang mau berfikir. pertanyaannya adalah....

pertanyaan : untuk apa manusia diciptakan ?
jawaban     : untuk beribadah kepada allah SWT ( Q.S adz Dzariyat 56 )

intinya kalo kita udah yakin akan jawaban kita bahwa hidup kita ini sepenuhnya untuk beribadah kepada allah, tantangan tantangan macam apapun pasti kita bisa menjalaninya karena kita yakin bahwa allah telah menjamin kemudahan bagi orang orang yang mau taat kepadanya. 

rumus kehidupan itu cuma satu :

maksiat : sengsara
taat        : bahagia

kalo kita bermaksiat kepada allah pastilah sengsara, dan jika kita taat kepada allah pastilah bahagia dan syurga baginya. bahagia didunia dan juga diakhirat cuy ! kurang enak apa coba ?
yuk berhijab sebelum dihijabin sama kain kafan, kan serem
 
 
oleh M'As

Selasa, 16 April 2019

GOLPUT bukan berati TANPA PILIHAN

            sudah ramai sejak negara api menyerang isu-isu untuk dukung 01atau 02 sudah berkecamuk hingga yang golput pun ikut menjadi sasaran empuk kampanye. ini bukan soalan siapa yang lebih baik jika memimpin, karena yang sudah sudah kita sudah merasakan bahwa bukan siapa yang memimpin tapi dengan apa kita dipimpin. pilihan mau dipimpin siapa pastilah masih sama, keduanya tak mau menerapkan islam secara kaffah, padahal yang kita inginkan selama ini negara mau menerapkan sistem syariat allah, itu sudah jelas dan tak bisa digangu gugat. yang tidak memilih bukan berati tak perduli terhadap negri, padahal jauh sebelum itu justru merekalah yang paling bersimpati terhadap negri ini. yang tidak memilih bukan berati tidak punya pilihan. mereka memilih pemimpin yang mau menerapkan syariat allah, nyatanya kedua belah pihak tak ada yang mampu menyanggupinya. masihkah yang tidak memilih dikatakan tak punya pilihan ? sekali lagi kami memilih! memilih untuk menerapkan syariat islam, jika tak ada yang menyangupinya maka tidak kita pilih.
               

Sabtu, 13 April 2019

DUNIA BUKAN KAMPUNG HALAMAN

              kalo denger kata "kampung halaman" kita akan diingatkan dengan bepergian atau paling tidak kita akan diingatkan dengan anak rantauan macam aku ini. awak nak cerita sikit, saya ini asli jawa tengah tepatnya di desa purwodadi kecamatan grobogan dan sekarang bermukim di tangerang yaa bisa dibilang untuk mengadu nasib. jika ditanya lebih suka dimana sih mar? dijawa atau di tangerang? saya akan jawab dijawa! why ? karena jawa itu tempat kelahiran saya, tempat saya besar dan banyak kenangan kenangan indah disana karena itulah jawa itu tempat saya pulang kampung dari penatnya bekerja dirantauan. tapi dibalik kenyamanan itu semua dimana tempat kembalinya kaum muslimin? dimana kampung halaman umat muslim ? jawabannya di akhirat. tapi akhirat juga terbagi menjadi dua, neraka dan syurga lantas yang manakah yang ingin kita tuju ? pastilah syurga ! jika sudah tahu dimana kampung halaman yang ingin kita tuju maka kita lebih tau bekal apa untuk sampai disana. mau seenak apapun dikampung rantauan tapi tetep kampung halaman yang paling nyaman. begitupun pandangan kaum muslim, dunia ini adalah sebuah penjara bagi orang mukmin dan syurga bagi orang kafir. orang mukmin akan rindu dengan kematian karena dengan itu mereka bisa bertemu dengan robb dan rasulnya. beda dengan orang kafir, mereka takut akan kematian karena kematian adalah pemutus semua kenikmatan.
maka betul ketika suatu kejadian terjadi seorang yahudi mencegat ibn hajar atsh qolani seorang mujtahid dan seorang hakim pada masanya. beliau kemana mana selalu diantar kuda dan banyak pengawalnya.
yahudi berkata " ibn hajar berhenti, saya mau bertanya"
"katakanlah " kata ibn hajar
" saya hafal salah satu hadist rasul, bahwa dunia ini adalah neraka untuk orang mukmin dan syurga untuk orang kafir. tapi lihatlah dirimu, engkau kaya banyak harta, kemana mana dengan kuda dan banyak orang yang mengawalmu. tapi lihatlah saya, saya siapa? berati rasulmu salah! dunia bukan syurga bagi saya dan dunia bukan neraka bagimu "
ibn hajar tersenyum dan berkata " wahai orang2 yahudi dengarkan baik baik kata-kata saya, dunia memang menarik bagiku tapi jika dibandingkan dengan syurga yang menunggu saya dunia ini sudah seperti neraka sedangkan dibandingkan nanti neraka yang menunggu anda dunia ini sudah syurga maka nikmati saja "
yahudipun berfikir dan akhirnya masuk islam.

                             itulah mengapa dunia ini begitu menyesakkan untuk orang mukmin, mau seenak apapun dunia ini, tetap ini bukan kampung halaman kita dan kita akan kembali kekampung halaman sesuai dengan amal yang ditanam. imam al ghazali pernah berkata " dunia ini tempat menanam, siapa yang tidak menanam dia tidak akan panen di akhirat" sama halnya jika kita tidak menanam amal maka hanya neraka yang akan menjadi kampung halaman. abu bakar selalu berdoa kepada allah " ya allah tolong jangan jadikan dunia ini ada dihati saya, cukup didalam tangan saja" karena beliau tahu betul jika dunia ini sudah masuk didalam hatinya maka akhirat tak lagi menarik baginya dan bukan itu yang menjadi tujuan hidup baginya. rasulullah pernah bersabda " dunia ini tidaklah lebih berharga dari sebelah sayap nyamuk" maka benar jika dunia ini hanya menjadi batu pijakan untuk sampai pada kampung halaman yang sesungguhnya. seberapa nikmat sih dunia ini jika diukur? jika kita menyelupkan jari ke lautan lalu kita angkat, berapa tetes air yang bisa diambil ? satu? dua? tiga? hanya sebatas itu dan sisa air dilautan itulah kenikmatan akhirat yang sesungguhnya.

Rabu, 13 Maret 2019

BEDA TOLOK UKUR MUSLIMAH DAN FEMINISME

           Dunia ini tak adil rasanya, jika dilihat dari kacamata dunia. Bagaimana tidak? Kehidupan baru bisa dianggap sukses saat harta kekayaan sudah berhasil didapatkan, wajarlah karena masyarakat kita hari ini menganut paham kapitalisme. Semua bisa dilakukan untuk mendapat uang dan keuntungan.

Namun hal yang berbeda terjadi pada seorang muslimah. Ia selalu memandang kehidupan dengan kacamata islam, harta kekayaan bukanlah menjadi tolok ukur kesuksesannya, melainkan ridha Sang Pencipta.

Tapi apa mau dikata, ada banyak sekali tantangan hidup di zaman sekarang. Belumlah selesai perkara otak kapitalis yang selalu berorientasi pada uang dan keuntungan. Para wanitapun kini tengah ditanamkan slogan tentang kesetaraan gender, bahwa wanita harus sejajar dengan pria dalam berbagai aspek kehidupannya. Baik dari segi karir, pendidikan maupun penghasilan. Itulah ide feminisme. Ide tersebut mengakibatkan wanita harus mengejar berbagai tuntutan yang ada dengan meninggalkan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

Berbagai tuntutan yang menyuarakan ide feminisme ini secara gencar disebar untuk menghancurkan identitas diri para muslimah. Yang akhirnya membuat para muslimah harus lebih tahan banting lagi dalam menghadapi kehidupan. Bukan hanya harus mengenyampingkan urusan lahiriyah, tapi juga urusan batiniyah demi menguatkan iman agar tak terjebak pada slogan feminis tersebut.

Jika terus dituruti mengikuti alur kehidupan yang diinginkan orang-orang Barat dengan ide kapitalisme dan feminisme nya, maka wanita kelak tak akan bisa dinilai sebagai "who am I ?" melainkan " what am I ?". Inilah yang diinginkan para pembenci islam, mereka tahu betul bahwa wanitalah yang menjadi tonggak peradaban islam. Jika mereka berhasil membuat muslimah berkacamata dunia tentulah hanya dunia saja yang mereka kejar. Mereka akan mengejarnya dengan berbagai cara, walaupun sekiranya harus mengenyampingkan izzah dan iffahnya, mereka akan lakukan.

Tapi, jika muslimah hanya berpaku pada ridha ALLAH semata maka hal ini sungguh akan menghancurkan makar Barat dan mempercepat kembalinya kejayaan islam.

Wallahu A'lam bis Shawab


Oleh : mar'atus sholihah

#perempuanrindupemimpinislam
#perempuanbutuhpemimpinjujurdanamanah
#KhilafahPelindungkuPerisaiku
#KampanyeRajab

JAHATNYA NGEMIL, BISA BIKIN OBESITAS

         Sahabat, Obesitas merupakan kondisi dimana terjadi penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas ini terjadi karena a...