Senin, 29 April 2019

BERHIJAB ATAU DIHIJABIN ?

                     sekarang banyak ditemukan wanita wanita mukminin yang berkeliaran tanpa menutup aurat (hijab). sistem dan zaman telah berhasil menelanjangi muslimah secara perlahan membuat mata harus ekstra untuk lebih menjaga pandangan. sekarang tempat mana sih yang bisa menjamin kita tidak melihat aurat terbuka ? masjid ? engga juga ah, masih banyak ko yang datang ke kajian ga berhijab, bahkan dijalanpun melihat paha2 berjejer layaknya paha ayam sudah menjadi pemandangan lumrah. penting ga sih berhijab ? penting banget makanya DIWAJIBKAN!

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَحِيماً
Artinya: “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu`min, Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.( Q.S al ahzab 59 )

Allah SWT sendiri yang mengatakan dalam al quran surah al ahzab ayat 59 bahwa kita sebagai perempuan mukminin agar berhijab, itu semua semata mata untuk melindungi kita. tidaklah allah menurunkan suatu aturan melainkan untuk kebaikan hambanya. Allah sebiak baik pembuat aturan aturan dan itu sudah allah berikan yang sekarang termuat dalam AL QURAN sebagai pedoman kehidupan yang dimana jika hukum al quran itu diterapkan maka selesailah segala problematika kehidupan. 

banyak dalih bagi muslimah yang ga mau berhijab. mulai dari panaslah, belum siaplah, belum dapet hidayahlah, nanti sulit cari kerjalah, kelakuan belum baiklah, susah cari jodohlah, lingkungan ga mendukunglah, ribetlah, nanti dikatain bu hajilah, dan apalah apalah itu. sebenernya segala alasan2 konyol itu bisa terbantahkan hanya dengan satu pertanyaan dan satu jawaban. apakah itu ? 

pertanyaan ini simple namun akan sangat berpengaruh bagi kehidupan untuk orang2 yang mau berfikir. pertanyaannya adalah....

pertanyaan : untuk apa manusia diciptakan ?
jawaban     : untuk beribadah kepada allah SWT ( Q.S adz Dzariyat 56 )

intinya kalo kita udah yakin akan jawaban kita bahwa hidup kita ini sepenuhnya untuk beribadah kepada allah, tantangan tantangan macam apapun pasti kita bisa menjalaninya karena kita yakin bahwa allah telah menjamin kemudahan bagi orang orang yang mau taat kepadanya. 

rumus kehidupan itu cuma satu :

maksiat : sengsara
taat        : bahagia

kalo kita bermaksiat kepada allah pastilah sengsara, dan jika kita taat kepada allah pastilah bahagia dan syurga baginya. bahagia didunia dan juga diakhirat cuy ! kurang enak apa coba ?
yuk berhijab sebelum dihijabin sama kain kafan, kan serem
 
 
oleh M'As

Selasa, 16 April 2019

GOLPUT bukan berati TANPA PILIHAN

            sudah ramai sejak negara api menyerang isu-isu untuk dukung 01atau 02 sudah berkecamuk hingga yang golput pun ikut menjadi sasaran empuk kampanye. ini bukan soalan siapa yang lebih baik jika memimpin, karena yang sudah sudah kita sudah merasakan bahwa bukan siapa yang memimpin tapi dengan apa kita dipimpin. pilihan mau dipimpin siapa pastilah masih sama, keduanya tak mau menerapkan islam secara kaffah, padahal yang kita inginkan selama ini negara mau menerapkan sistem syariat allah, itu sudah jelas dan tak bisa digangu gugat. yang tidak memilih bukan berati tak perduli terhadap negri, padahal jauh sebelum itu justru merekalah yang paling bersimpati terhadap negri ini. yang tidak memilih bukan berati tidak punya pilihan. mereka memilih pemimpin yang mau menerapkan syariat allah, nyatanya kedua belah pihak tak ada yang mampu menyanggupinya. masihkah yang tidak memilih dikatakan tak punya pilihan ? sekali lagi kami memilih! memilih untuk menerapkan syariat islam, jika tak ada yang menyangupinya maka tidak kita pilih.
               

Sabtu, 13 April 2019

DUNIA BUKAN KAMPUNG HALAMAN

              kalo denger kata "kampung halaman" kita akan diingatkan dengan bepergian atau paling tidak kita akan diingatkan dengan anak rantauan macam aku ini. awak nak cerita sikit, saya ini asli jawa tengah tepatnya di desa purwodadi kecamatan grobogan dan sekarang bermukim di tangerang yaa bisa dibilang untuk mengadu nasib. jika ditanya lebih suka dimana sih mar? dijawa atau di tangerang? saya akan jawab dijawa! why ? karena jawa itu tempat kelahiran saya, tempat saya besar dan banyak kenangan kenangan indah disana karena itulah jawa itu tempat saya pulang kampung dari penatnya bekerja dirantauan. tapi dibalik kenyamanan itu semua dimana tempat kembalinya kaum muslimin? dimana kampung halaman umat muslim ? jawabannya di akhirat. tapi akhirat juga terbagi menjadi dua, neraka dan syurga lantas yang manakah yang ingin kita tuju ? pastilah syurga ! jika sudah tahu dimana kampung halaman yang ingin kita tuju maka kita lebih tau bekal apa untuk sampai disana. mau seenak apapun dikampung rantauan tapi tetep kampung halaman yang paling nyaman. begitupun pandangan kaum muslim, dunia ini adalah sebuah penjara bagi orang mukmin dan syurga bagi orang kafir. orang mukmin akan rindu dengan kematian karena dengan itu mereka bisa bertemu dengan robb dan rasulnya. beda dengan orang kafir, mereka takut akan kematian karena kematian adalah pemutus semua kenikmatan.
maka betul ketika suatu kejadian terjadi seorang yahudi mencegat ibn hajar atsh qolani seorang mujtahid dan seorang hakim pada masanya. beliau kemana mana selalu diantar kuda dan banyak pengawalnya.
yahudi berkata " ibn hajar berhenti, saya mau bertanya"
"katakanlah " kata ibn hajar
" saya hafal salah satu hadist rasul, bahwa dunia ini adalah neraka untuk orang mukmin dan syurga untuk orang kafir. tapi lihatlah dirimu, engkau kaya banyak harta, kemana mana dengan kuda dan banyak orang yang mengawalmu. tapi lihatlah saya, saya siapa? berati rasulmu salah! dunia bukan syurga bagi saya dan dunia bukan neraka bagimu "
ibn hajar tersenyum dan berkata " wahai orang2 yahudi dengarkan baik baik kata-kata saya, dunia memang menarik bagiku tapi jika dibandingkan dengan syurga yang menunggu saya dunia ini sudah seperti neraka sedangkan dibandingkan nanti neraka yang menunggu anda dunia ini sudah syurga maka nikmati saja "
yahudipun berfikir dan akhirnya masuk islam.

                             itulah mengapa dunia ini begitu menyesakkan untuk orang mukmin, mau seenak apapun dunia ini, tetap ini bukan kampung halaman kita dan kita akan kembali kekampung halaman sesuai dengan amal yang ditanam. imam al ghazali pernah berkata " dunia ini tempat menanam, siapa yang tidak menanam dia tidak akan panen di akhirat" sama halnya jika kita tidak menanam amal maka hanya neraka yang akan menjadi kampung halaman. abu bakar selalu berdoa kepada allah " ya allah tolong jangan jadikan dunia ini ada dihati saya, cukup didalam tangan saja" karena beliau tahu betul jika dunia ini sudah masuk didalam hatinya maka akhirat tak lagi menarik baginya dan bukan itu yang menjadi tujuan hidup baginya. rasulullah pernah bersabda " dunia ini tidaklah lebih berharga dari sebelah sayap nyamuk" maka benar jika dunia ini hanya menjadi batu pijakan untuk sampai pada kampung halaman yang sesungguhnya. seberapa nikmat sih dunia ini jika diukur? jika kita menyelupkan jari ke lautan lalu kita angkat, berapa tetes air yang bisa diambil ? satu? dua? tiga? hanya sebatas itu dan sisa air dilautan itulah kenikmatan akhirat yang sesungguhnya.

JAHATNYA NGEMIL, BISA BIKIN OBESITAS

         Sahabat, Obesitas merupakan kondisi dimana terjadi penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas ini terjadi karena a...